Komik Strip Tilang Slip Biru Sindir Oknum Polantas Nakal

Komik Strip Tilang Slip Biru Sindir Oknum Polantas Nakal

1075
0
SHARE

Kena tilang polisi bisa jadi menjengkelkan, terlebih jika kena tilang dengan alasan yang dibuat-buat. Namun, jika memang terbukti melakukan pelanggaran, kena tilang menjadi pengingat yang ampuh dalam berkendara secara aman.

Di Indonesia sendiri pada dasarnya ada lima warna lembar surat tilang. Hal ini sering dilewatkan oleh pemilik kendaraan saat berhadapan dengan polantas. Maka saat ditilang, alhasil pengendara hanya bisa pasrah menerima nasib membayar denda.

Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri No Pol: SKEP/443/IV/1998, tanggal 17 April 1998, enis blanko Lembar Tilang yang berlaku:

1 . Warna merah : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin mengikut sidang di Pengadilan Negeri.

2 . Warna biru : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin membayar denda tilang melalui Bank yang telah ditunjuk.

3 . Warna kuning : Arsip Kepolisian

4 . Warna putih : Arsip Kejaksaan

5 . Warna hijau : Arsip Pengadilan

Nah, khusus untuk tilang dengan slip warna biru, sering menjadi pilihan para pengendara yang tidak mempunyai waktu luang untuk berurusan dengan birokrasi pengurusan tilang. Dengan slip biru tersebut, pelanggar lalu lintas bisa secara langsung membayar ke rekening bank yang sudah ditunjuk kepolisian.

Terkait surat tilang slip biru, kini muncul komik strip yang menyindir ulah oknum polisi yang mengakali celah pemberian tilang pada pelanggar lalu lintas. Komik menggelitik itu diposting oleh Komik Jakarta di Facebook.

Ada perbedaan mendasar yang disindir, yakni keterlibatan oknum polisi saat proses pembayaran denda. Di mana selisih uang yang disetorkan ke bank untuk melunasi denda tilang seringkali menjadi ladang basah para oknum polantas yang licin.

Menurut Komik Jakarta, cerita dalam komik itu berdasarkan pengalaman asli. “Referensi Anda bisa cari di google (UU Lantas dsb) atau bisa ke Facebooknya Humas Polri,” ujarnya.

Sampai saat ini komik pedas itu sudah dibagikan 3.000 kali dan mendapat ribuan like di Facebook.

NO COMMENTS

Comments are closed.