Polisi Cuek Tanggapi Korban Pencurian Lagi Heboh di Medsos

Polisi Cuek Tanggapi Korban Pencurian Lagi Heboh di Medsos

1006
0
SHARE

Pengguna sosial media saat ini heboh dengan kesaksian Diki Septerian. Dalam postingannya di Facebook, Diki menceritakan peristiwa pencurian disertai kekerasan di kawasan Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara.

Saat kejadian, tulis Diki, dia menjadi saksi mata langsung dan melihat pelaku pencurian membawa senjata tajam. Pelaku beraksi terhadap sebuah mobil jenis Mitsubishi L300 pick up hitam nopol L 9667 H, Rabu (10/6) siang.

Lebih lanjut, Diki juga menuliskan detail ciri-ciri fisik pelaku sampai tiga foto detik-detik pencurian.

“Coba lihat tangan kiri orang berbaju hitam, kemudian ekspresi orang-orang di balik kaca, dan juga pintu kanan mobil bak hitam itu. Maafkan bila gambar kurang jelas. Gambar saya ambil dari dalam mobil. Saya membeku. Antara cemas, bingung, dan tidak percaya dengan apa yang mata saya lihat. Ini yang terjadi di siang terik yang macet itu: Perampokan!” tulisnya dalam postingan di Facebook, Kamis (11/6), dilansir dari Kompas.

Diki menyebutkan ada tiga orang pelaku yang masih muda. Dua pemuda dari sisi kiri dan satunya lagi di kanan tepat di samping kemudi.

Saat Diki menghampiri pos pantau yang tak jauh dari lokasi kejadian, dia justru bertemu dengan korban yang juga melaporkan kronologi peristiwa yang menimpanya.

“Seorang korban mengaku, dua handphonenya dan uang Rp 200.000 miliknya dirampok,” tutur Diki.

Namun laporan itu tak digubris polisi yang justru asyik bermain ponsel. Padahal, Diki sudah menunjukan bukti foto yang diambil saat kejadian berlangsung.

“Baik, Pak. Silahkan bapak lapor ke Polsek Marunda. Bapak bantu dengan gambar,” jawab Polisi yang berjaga. Polisi itu, ujar Diki, ogah menindaklanjuti laporannya sebab sedang berjaga di pos pantau.

Padahal, saat itu sudah ada 2-3 polisi lain yang berjaga di pos pantau tersebut dan asyik bermain dengan ponsel miliknya. “Tidak bisa, saya jaga sini,” tulis Diki terkait penyataan polisi tersebut.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Sungkono mengaku kaget. Sungkono mengaku baru tahu ada kejadian tersebut dan heboh di media sosial.

“Kejadian kapan ini? Kok begini dibiarin?” kata Sungkono sambil geleng-geleng kepala di Mapolres Jakut, Jumat (12/6).

Usai melihat postingan milik Diki, Sungkono mengatakan, “Anggota (polisi) yang kayak gini nih harus dipertegas. Ada korban melapor malah dicuekin. Bukannya diantar atau diarahkan. Enggak bisa dibiarkan begini. Kita akan dalami dulu dan koordinasi dengan Polsek terkait,” ujarnya.

NO COMMENTS

Comments are closed.